/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 5500" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%U%" ]
Naskah “Anna dan Martha†(sektor ketiga) yang mengisahkan tentang kesetiaan para pekerja (kaum buruh) yang sudah berpuluh-puluh tahun lamanya bekerjakepadaseorang bangsawantua.SeorangNyonya yang disekapolehparapekerjanyakarenakeangkuhan yang menjerat manusia berdasarkan perbedaan kasta.Keduatokoh yang memilikilatarbelakang yang sama. Persamaandiantarakeduanyamerupakanimbasdaripikira…
Teater merupakan seni pertunjukan, salah satunya adalah wayang orang. Wayang orang berpijak pada cerita Mahabarata dan Ramayana, dengan dialog yang dibawakan oleh para penarinya. Wayang orang adalah bentuk alternatif dari wayang kulit. Pola pertunjukkanya mengacu pada wayang kulit, hanya saja pemerannya dilakukan oleh orang, tidak memakai boneka dari kulit sebagai wayangnya. Salah satu jenis h…
Karya film dokumenter ini merepresentasikan fenomena scene (kancah) musik metal di Indonesia, spesifiknya yang terjadi di Bandung dan Jakarta. Indonesia dikenal memiliki scene yang massive (sering) dan diakui oleh negara-negara di Eropa dan Amerika, industri musik ini dan basis massa nya yang tak bisa dipungkiri membuat band-band ternama sangat tertarik untuk pentas di Indonesia. Perjalanan pem…
----
Naskah Anna Und Martha karya Dea Loher dipilih sebagai naskah yang akan di ujiankan oleh penyaji karena tertarik pada setiap konflik yang ada didalamnya. Konflik batin dan lebih kepada diri sendiri menjadi tantangan bagi penyaji untuk memainkan setiap peran di dalam naskah ini. Tidaklah mudah untuk memainkan karakter yang ada pada setiap peran. Maka dari itu penyaji sudah mempersiapkan diri un…
Karya film dokumenter ini merepresentasikan fenomena perilaku supporter dan warna baru yang terjadi di Indonesia, spesifiknya yang terjadi di Bandung. Indonesia dikenal memiliki banyak tim sepak bola yang besar dan para pendukungnya yang sangat fanatik,efek dari fanatisme yang terlewat batas membuat indonesia menduduki 10 besar supporter yang merugikan persepakbolaan di negaranya, Bandung sendi…
Tari topeng Cirebon merupakan salah satu dari kekayaan kesenian tradisi masyarakat Jawa Barat. Topeng Cirebon memiliki berbagai gaya dalam tariannya. Baik dari segi susunan kedok, susunan koreografi, variasi gaya menari, dan variasi dari busana tariannya. Salah satunya adalah gaya Slangit. Penamaan gaya Slangit tersebut berdasarkan pada daerah (desa) di mana gaya menari tesebut hidup dan berkem…
Realitas yang terjadi dizaman sekarang sedikit banyak membuat penulis pada garapan ini menceritakan fenomena social yang dekat dengan lingkungannya. Garapan ini mengangkat tema tentang kehidupan masyarakat agraris yaitu pertanian. Judul untuk garapan ini, yaitu “HABITUSâ€. Mengangkat perasaan Petani dalam ketidakberdayaannya melawan arus globalisasi. Ketidakmampuan untuk mempertahan…
Pertunjukan penyajian Tari sebagai salah satu syarat dalam menempuh Tugas Akhir, penyaji mendapat kesempatan untuk menerapkan bagaimana menjadi seorang penari yang baik dengan memilih Gendre Tari yang dipelajari, salah satunya yaitu Tari karya Rd. Tjetje Somantri, Tari Ratu Greaeni. Menjadi seorang penari harus mengetahui dan mampu untuk melakukan tekhnik-tekhnik dalam tarian. Selain itu peson…
Mencegah keterpurukan kesenian tari topeng Cirebon akibat munculnya kesenian-kesenian massa, penyaji berupaya mengolah dan mengembangkan tari topeng Klana gaya Slangit dengan cara teknik nopeng sesuai kebutuhan. Pola nopeng yaitu membongkar pasang dan menggali vokabuler gerak yang tersedia dari pola tradisi sebagaimana yang berlaku di kalangan dalang topeng Cirebon sesuai dengan konsep penyaji.…