/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 1430" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%AR%" ]
Kejahatan anak remaja atau juvenile delinquency makin hari makin menunjukan kenaikan jumlah dalam kualitas kejahatan dan peningkatan dalam kegarangan serta kebengisannya yang dilakukan dalam aksi-aksi kelompok. gejala ini akan terus menerus berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi, industrialisasi dan urbanisasi. wujud perilaku kejahatan tersebut seperti kebut-kebutan dijalan raya yang…
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Marzuki atau TIM diterbitkan menjadi buku berjudul manusia indonesia. Karena gaya dan sifatnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia indonesia. Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau …
Pengetahuan desain busana merupakan salah satu hal penting untuk dipahami, dimengerti dan dikuasai oleh mahasiswa yang sedang menekuni dan mendalami desain busana baik secara teoritis maupun secara praktis. Buku ini menyajikan materi desain busana yang meliputi pada pendahuluan, sejarah desain busana, konsep desain busana, prinsip desain busana, unsur desain busana, jenis desain busana, propors…
Buku ini berjudul Manusia dan Seni yang merupakan endapan dari kuliah-kuliah Estetika yang sejak th. 1970 diberikan penulis difakultas Sastra, Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Kata aesthesis berasal dari bahasa Yunani dan berarti penerapan, persepsi, pengalaman, perasaan, pemandangan. Kata ini untuk pertama kali dipakai oleh Baumgarten (1762), seorang filsuf Jerman, untuk menunjukan caba…
Buku desain grafis dari mata turun kehati ingin mengajak pembaca melihat desain grafis dari 3 sudut pandang yang merupakan jati diri desain grafis, yakni: Visual adalah bahan baku desain grafis dalam desain grafis visual dapat tergambar, tercetak diatas bidang atau bergerak dan bersuara pada layar. Komunikasi adalah tujuan utama setiap aktivitas desain grafis. Maksudnya ia harus menghayati isi …
Susunan nada-nada pada kecapi tembang ada dua susunan yaitu laras pelog dan laras madenda. Kecapi tembang memiliki kawat atau senar sebanyak 18 buah, dengan nada paling rendah adalah nada 3 atau na. Sedangkan yang membedakan dengan laras madenda adalah perubahan sistem laras dengan meninggikan salah satu nada yaitu nada 3 atau na menjadi nada 3 atau ni. berdasarkan konteks sistem laras madenda…
Karawitan Tari I merupakan salah satu mata kuliah praktik yang mempelajari tentang dasar-dasar karawitan tari sunda. Oleh karena karawitan tari Sunda terdiri atas beraneka ragam jenis, bentuk, dan perangkat, maka media pembelajarannya dipilih salah satu perangkat karawitan tari yang dipandang dapat mewadahi dasar-dasar karawitan tari Sunda secara umum, yaitu perangkat karawitan tari yang mengg…