/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 3350" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%H%" ]
Kehidupan sosial budaya masyarakat Kauman Yogyakarta dikenal dengan berkembangnya aneka ide. Jejak ide itu dapat dilihat dengan cara melacak munculnya tempat-tempat strategis dan bermakna historis fungsional di dalam kampung Kauman atai di bagian luar Kauman. Berupa tempat ibadah, pelayanan pendidikan, kesehatan, kantor organisasi, tempat laithan pencak silat dan pengajian, asrama pelajar. Perl…
National Museum of Indonesia has approximately 3700 textile collections. There are many variations in the use of materials, techniques, dimensions, patterns and functions that can be found in all corners of archipelago. The variations in the use of techniques such as batik, songket, ikat, etc. The collections are present in extremely rich diversity, as the result of the skill of hundreds of eth…
Pada hakekatnya perpustakaan merupakan lembaga yang mengumpul, mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi dalam berbagai media dan bentuk. Mendapatkan informasi dalam berbagai media dan bentuk merupakan bagian hak asasi manusia agar manusia memiliki pengetahuan (knowledge) dalam hidup dan kehidupan. Karena itu, tujuan utama perpustakaan adalah mewujudkan masyarakat yang berbasis informasi da…
Bahasa Ciacia merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Ciacia di Sulawesi Tenggara. Walikota Baubau Sulawesi Tenggara pada Agustus 2009 memutuskan kebiajakan mengadaptasi aksara sendiri. Keputusan ini menimbulkan reaksi baik pro maupun kontra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat-pendapat kasus adaptasi aksara Korea menjadi aksara Ciacia; untuk mengetahui implement…
Transformasi kaidah estetis tari tradisi gaya Surakarta tidak dapat dipisahkan dengan perwatakan tari seperti endhel atau branyak dan oyi atau luruh untuk tari putri, tari putra alus adalah luruh dan lanyap, madyataya atau katongan dan tari putra gagah yaitu kambeng, kalang kinantang, bapang kasatrian, dan bapang jeglong. Setiap perwatakan tari itu memiliki laku tari yaitu sepuluh patrapbeksa :…
Istilah permainan di masyarakat Baduy dikenal dengan pagawean barudak yang merupakan hasil kegiatan dengan menggunakan alat sebagai medianya. Penelitian di tiga kampung di Baduy, yaitu Cibeo, Cikeusik dan Cikartawana. Desain mainan dan permainan di Baduy, adalah proses transmisi keterampilan, moral dan sosialisasi. bentuknya disajikan melalui studi desain vernakular yang akan menjelaskan nilai …
Ronggeng Gnung merupakan kesenian rakyat yang berfungsi sebagai hiburan juga sebagai media dalam ritual untuk meminta hujan, membajak sawah, menanam padi, memetik padi, memasukkan padi ke lumbung dan selamatan bayi. Meskipun kepercayaantersebut kini sudah mulai memudar namun tidak sedikit masyarakat yang masih melaksanakannya. Selamatan bayi diawali dari bayi dalam kandungan yaitu hajat empat b…
Musik Tari dapat diistilahkan juga iringan tari yang diartikan sebagai musik pengiring dalam pertunjukan tari. Allan P. Merriam (1964) bahwa salah satu fungsi musik adalah physycal response atau sama artinya merspon dan atau merangsang gerak. Lebih lanjut Merriam menjelaskan kehidupan musik tidak pernah lepas dari fenomena yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari manusia, termasuk bagaimana mu…
Upacara Ngarot merupakan upacara rakyat Indramayu yang erat kaitannya dengan masyarakat sawah. Dalam upacara ini Ronggeng Ketuk merupakan salah satu yang harus dihadirkan. Pertunjukan Ronggeng Ketuk disimbolkan sebagai perempuan dan pertunjukan Topeng sebagai simbol laki-laki. Penelitian ini mengkaji perihal pewarisan yang dilakukan Dalang Ronggeng Ketuk dan fungsi Ronggeng Ketuk dalam upacara …
Ritual Marongge adalah tema karya tari bersumber dari kehidupan nyata di kampung Marongge Keamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Tempat ini ramai dikunjungi orang dari berbagai pelosok negeri sebagai solusi spiritual perjodohan, perekonomian dan kehidupan lainnya berdasarkan ritual tertentu melalui petunjuk juru kunci (kuncen) pemegang otoritas spiritual di tempat tersebut guna mendapatkan kekuatan…