/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 4520" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%H%" ]
Karya tari Kontemporer ini terinspirasi dari fenomena sosial dengan konsep garap yang berangkat dari berbagai penyakit mematikan yang menyerang perempuan, salah satunya yaitu adalah kanker rahim. Isi garapan ini yaitu semangat hidup perempuan yang mengalami penyakit kanker rahim dimana merasakan kesengsaraan pada fisik maupun psikologisnya, yang menjadikan ibu sebagai penyemangat dalam hidupny…
“Dahö- Dahö†adalah istilah bahasa Nias yang berarti teka-teki. Kata ini dipakai sebagai induk garapan karena penata ingin mengungkapkan permasalahan manusia (diri sendiri) yang mengalami kehidupan yang tidak disangka sebelumnya, yaitu pada mulanya mengalami kebahagiaan beserta kedua orang tuanya. Setelah sang ayah meninggal dunia, ibu yang diharapkan menjadi tumpuan masa depa…
KaryaTariKontemporerinipenataangkatsebagaibahanUjianTugasAkhirbersumberpadaperistiwakehidupan yang berkaitandengankeadaansosialdanekonomi yang terjadipadadiripribadipenata, yaknihubungandenganmoral kehidupandimasyarakatdanrumahtangga.Isi darigarapaninimengenaikesungguhandanketangguhanseorangistridalammengabditerhadapsuami yang berprofesisebagai (tukangpijat).Kondisisepertiinitidakmenjadikanyaun…
Rawayan diciptakan sekitar tahun 1980-an, tepatnya pada tahun 1987. Kata Rawayan dalam bahasa Sunda yaitu jembatan. Tarian ini tergolong jenis tari tunggal dan ditarikan oleh putri, namun dengan adanya tuntutan pertunjukan tarian ini seringkali disajikan secara kelompok atau rampak . Repertoar Tari ini memiliki gaya penampilan yang cukup berbeda dari karya-karya sebelumnya, baik dari sisi inten…
Garapankaryatari‘DakKawaAgik’menggambarkanfigursosokseorang ayah yang divisualisasikandalamsuasanakualitasgerakdarikesabaran,konflikdankepasrahan.Garapaninimenceritakankesabaranseorang ayah yang sudahmencapaititikjenuhdalammenghadapiberbagaimacampermasalahan yang menimpanya.Dalamgarapan‘DakKawaAgik’inipenatainginmenggalinilai-nilai yang terkandung didalamnyasebagaisebu…
Karya tari dengan judul karya “Pratapalayaâ€sebagai gambaran yang menceritakan tentang kematian seorang petapa, yaitu kematian Destarata ketika bertapa. Ia bersama permaisurinya (Dewi Gandari) meluapkan semua perasaan yang ada dalam hatinya, perasaan marah yang bergejolak atas kejadian yang dialaminya di kerajaan Hastina yang merenggut seluruh anak-anaknya beserta semua harapannya de…
Arjuna Sasrabahu berasal dari Kerajaan Maespati, ia adalah putra Prabu Kartawirya, cucu Prabu Heriya, masih keturunan Hyang Ismaya. Raja Maespati yang berwibawa dan banyak daerah taklukannya. Ia memerintah raja seribu negeri, agung dan bijaksana, perwira, dan dia adalah titisan Dewa Wisnu sehingga tak ada yang dapat mengalahkannya. Karakter pada tokoh Arjuna Sasrabahu ini adalah Satria Lung…
Garapan tari dengan judul “PareGuligah†terinspirasi dari kota kelahiran penata yaitu Cianjur. Istilah Guligah diambil dari bahasa sehari–hari masyarakat Cianjur yang memiliki arti gumbira, kata gumbira memiliki arti gembira, bahagia atau senang petani di daerah cianjur ,kata Guligah pare berarti padi yang belum di giling menjadi beras menggambarkan kegembiraan para petani ke…
Karya tari yang berjudul ALAWAN, sebenarnya terinspirasi dari kisah sejarah perjuangan islam yaitu kh zainal mustofa, yang meceritakan perjuangan Kh. Zainal Musthafa di mana beliau memberontak pemerintahan jepang demi menyebarkan syariah islam. Dalam karya ini, piñata memfokuskan satu tujuan yaitu tentang perjuangannya yang di mana beliau memeperjuangkan syariah islam, piñata membawakan j…
Komik di Indonesia pernah mencuat pada tahun 1970-1980 an. Selama perkembangannya sempat mengalami penurunan bahkan padam. Sekarang para komikus muda mulai membangkitkan kembali dengan bentuk-bentuk yang terpola oleh teknologi komputer. Keberhasilan sebuah komik tidak hanya terletak pada bentuk gambarnya saja namun juga pada cerita yang melatarbelakanginya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa…