/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 4580" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%H%" ]
Video Mapping adalah salah satu teknik baru hasil eksperimen dalam dunia desain grafis untuk menciptakan ilusi optik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi terhadap suatu objek. Selain bersifat inovatif, video mapping juga sangat mungkin untuk dimanfaatkan dalam pameran seni., sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Berkaitan dengan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk membua…
Secara umum, pemahaman estetika seni visual yang berhubungan dengan rupa adalah pancaran nilai-nilai yang indah yaitu setiap genre memiliki nilai dan estetika, fotografi sebagai salah satu bagian seni visual tidak terlepas dari nilai-nilai dan kaidah estetika yang berlaku, memberikan kualitas tertentu pada impresi bentuk. Munculnya karya fotografi Light Painting sebagai bentuk karya seni visual…
Naskah Prabu Maha anu mengisahkan tentang dua orang manusia yang gagal menemukan dan memberikan makna pada kehidupannya. Mereka berusaha untuk menghilangkan kebosanan mereka dengan bermain sandiwara. Naskah Prabu Maha Anu karya Robert Pinget ini merupakan simbol/metafora satir dari salah satu jenis kepemimipinan yang tidak ideal. Sebagaimana digambarkan oleh tokoh Raja yang menjadikan kekuasa…
Penelitian ini berlatar belakang upacara Sérén Taun di Kabupaten Kuningan, tepatnya di Kecamatan Cigugur. Upacara tersebut selalu diadakan pada tanggal 22 Rayagung Saka Sunda dan tempat pelaksanaannya dipusatkan di Gedung Paseban Tri Panca Tunggal. Dalam upacara Sérén Taun terdapat beberapa rangkaian acara yang salah satunya ialah upacara Pesta Dadung yang dilaksanakan pada tanggal …
Daftar isi: 01. Gender Issues in Mythology, Symbolism and Performance of Tembang Sunda Cianjuran in West Java 02. Sharing Melodic Phrases in the Sundanese Gamelan Degung 03. Aesthetic Principles of Opposition and Vitality in Music Among the Fang of Gabon West Africa
tba
tba
Tangga Nada Musik Sunda Antara kenyataan Teoritis dan Praktis merupakan peninjauan ulang terhadap teori karawitan Raden Machjar Angga Keosoemadinata tentang laras, yang meliputi laras pelog/degung, sorog/madenda, dan salendro. Maksud penelitian ini adalah untuk membuktikan sejauh mana kecocokan atau kesesuaian antara teori Machjar tentang laras dengan prakteknya di lapangan (masyarakat). Untuk …
Secara Payung beesarnya, pedalangan Jawa Barat saat ini terdiri dari satu gaya besar, yaitu pedalangan gaya Priangan. Gaya ini terbagi lagi menjadi dua gaya besar pedalangan Bandung, yakni gaya Kaler dan gaya Kidul dengan masing-masing keunggulan dan kelemahannya. Kedua gaya ini kini telah berpengaruh besar terhadap gaya-gaya pedalangan daerah lainnya. Saling pengaruh antara satu dengan yang la…
Gaya pertunjukan Asep sunandar Sunarya merupakan nuansa baru yang muncul di lingkungan Dinasti Sunarya. Hal yang dianggap paling mencirikan sebagai trade marek Asep, adalah kepiawainnya dalam mengolah gerak atau sabetan wayang dan tampilan humor atau banyolan yang sentimental,luwes dan segar. Jadwal frekwensi pentas yang rata-rata perbulannya mencapai 15 panggung, menjadikannya lebih percaya di…