/server/www/perpustakaan/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:705 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 2360" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%U%" ]
Batik dulu identik dengan acara resmi, namun kali ini batik bisa di gunakan pada acara-acara santai yaitu seperti jalan-jalan, kesekolah dan lain-lain. Batik sendiri memiliki motif yang berbeda-beda seperti motif kawung, sida mukti, truntum, parang, ciptoning, sido mulyo semen, keenam motif batik tersebut hanya beberapa saja, banyak motif lainnya di luar sana yang memiliki keunikannya tersendir…
Bahan ajar Kacapi Siter secara global materi praktiknya mencakup tiga gaya yaitu gaya Mang Koko, gaya Cianjuran dan gaya Celempungan. Namun demikian dari ketiga gaya tersebut yang mendominasi materi praktik adalah gaya Mang Koko. Hal ini disebabkan karena selain bahasan difokuskan pada kacapi siter, juga teknik dasar permainan kacapi gaya Mang Koko secara substansial sudah mencakup tiga gaya, t…
Susunan nada-nada pada kecapi tembang ada dua susunan yaitu laras pelog dan laras madenda. Kecapi tembang memiliki kawat atau senar sebanyak 18 buah, dengan nada paling rendah adalah nada 3 atau na. Sedangkan yang membedakan dengan laras madenda adalah perubahan sistem laras dengan meninggikan salah satu nada yaitu nada 3 atau na menjadi nada 3 atau ni. berdasarkan konteks sistem laras madenda…
Pengertian tari Menurut Soedarsono adalah ekspresi jiwa manusia yang diwujudkan melalui gerak-gerak ritmis yang indah. Unsur tari berupa ruang, ini merupakan unsur utama dari tari sebab tanpa ruang gerak tidak mungkin hadir. Tenaga adalah kekuatan gerak tubuh kita yang akan menimbulkan adanya dinamika gerak, dan tempo/waktu yang langsung berkenalan dengan frase-frase gerak seperti panjang-pende…
Karawitan Tari I merupakan salah satu mata kuliah praktik yang mempelajari tentang dasar-dasar karawitan tari sunda. Oleh karena karawitan tari Sunda terdiri atas beraneka ragam jenis, bentuk, dan perangkat, maka media pembelajarannya dipilih salah satu perangkat karawitan tari yang dipandang dapat mewadahi dasar-dasar karawitan tari Sunda secara umum, yaitu perangkat karawitan tari yang mengg…
Buku ini menceritakan tentang Lukisan Kaca Cirebon yang memberikan informasi yang sangat menarik tentang gaya lukisan yang unik dan mampu menarik peminat di Cirebon yang cukup signifikan, baik dari segi artisannya, tehnik penampilannya, tema-temanya, maupun para peminatnya. Perkembangan lukisan kaca Cirebon yang cukup marak terjadi pada tahun 1930-an sampai 1940-an. Semula tema-tema yang dimun…
Banyak yang berpendapat pada pengertian tayub, namun menurut penuturan R.T. Kusumakesawa arti tarian tayuban ini sangat berbed dengan apa yang masih dikenal sekarang ini. Menurut beliau dalam penjelasannya, tayub hanyalah terdapat di dalam kraton saja yaitu tarian yang dilakukan oleh raja apabila sedang memberikan pelajaran tentang kepemimpinan (astha brata) kepada putera mahkota. Tetapi penuli…
Seni topeng di masyarakat Jawa Barat tak cuma sekedar seni dalam membuat topeng atau keindahan gerak tari. Pada mulanya kelahirannya seni topeng juga digunakan sebagai syiar tentang agama dan kebajikan. Hingga saat ini seni topeng menyebar dengan sangat pesat di Jawa Barat, bahkan telah muncul kreasi-kreasi baru dalam seni ini. Oleh karena itu, sangat layak kiranya seni topeng dilestarikan. Top…
Melukis diatas kain memiliki teknik-teknik diantaranya: Teknik Lukis, Teknik batik lukis, teknik ikat & celup, teknik hand printing, teknik cap/blok, teknik garam/ soda as, teknik wet & wet, teknik murble, dan teknik craking. Seni melukis diatas kain perlu pemahaman dan keterampilan sebagai berikut: 1). mengenal dasar-dasar menggambar, 2). mengenal warna dasar 3). mengenal pewarna. ada 4 ma…