PERPUSTAKAAN

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Konflik bersejarah - runtuhnya hindia belanda
Penanda Bagikan

Book

Konflik bersejarah - runtuhnya hindia belanda

Oktorino, Nino - Nama Orang;

Runtuhnya Hindia Belanda tidak lepas dari situasi global dunia saat itu. Buku-buku yang saya baca tentang topik Hindia Belanda di tahun 1940-an selalu menyajikan situasi global yang sangat berpengaruh terhadap situasi di koloni Belanda ini. Baik buku “Kuasa Jepang di Jawa” karya Aiko Kurasawa maupun buku “Runtuhnya Hindia Belanda” karya Onghokham, keduanya memuat pengaruh eksternal terhadap runtuhnya kekuasaan Belanda di nusantara. Demikian pun dengan buku karya Nino Oktora ini.

Nino mengawali bukunya dengan menyajikan situasi di Eropa, khususnya negeri Belanda yang diserang Jerman. Serangan Nazi ini membuat Ratu Belanda harus mengungsi ke London. Situasi di seberang Eropa direspon oleh para pejabat Hindia Belanda dengan menangkapi warga Jerman yang ada di Hindia Belanda, khususnya di Jawa. Hindia Belanda melawan.

Situasi ini menimbulkan simpati para anti Hitler di Hindia Belanda. Tak kurang dr. Tjipto Mangoenkoesoemo yang saat itu ada di Makassar ikut melakukan demo anti Nazi. Gerakan simpatik terhadap negeri Belanda ini diikuti oleh banyak pihak pergerakan kemerdekaan di Hindia Belanda. Bahkan banyak dari orang Indonesia yang bersimpati untuk mengumpulkan dana demi perang dengan Nazi Jerman.

Bersamaan dengan situasi negeri Belanda yang diserang Jerman, gerakan kemerdekaan Indonesia juga semakin meluas. Awalnya Belanda mendukung gerakan kemerdekaan ini. Namun selanjutnya, seturut dengan melemahkan kekuatan Jerman di Eropa, dukungan kepada kemerdekaan Indonesia menjadi surut pula. Sikap Belanda yang plin-plan ini sangat berpengaruh kepada tidak berhasilnya mobilisasi rakyat saat Belanda diserang Jepang.

Pada awalnya Jepang mengupayakan damai. Jepang menuntut konsesi import bahan mentah dari Hindia Belanda. Tetapi Jepang juga sudah menyiapkan diri untuk berperang. Sudah sejak tahun 1930 Jepang telah menyiapkan diri melalui operasi itelejen dan memprovokasi orang-orang pergerakan. Itulah sebabnya saat Jepang menyerang Hindia Belanda, Jepang dengan mudah bisa menguasai wilayah-wilayah strategis. Jepang juga didukung oleh banyak orang Boemi Poetera yang kecewa dengan sikap Belanda yang tidak memberikan kemerdekaan.

Runtuhnya Hindia Belanda juga sangat dipengaruhi oleh Perang Pasifik. Tidak terkoordinasikannya aliansi Eropa – Amerika menyebabkan perlawanan kepada Jepang kurang berhasil. Nino memberikan banyak rincian betapa masing-masing pihak sekutu mengutamakan kepentingannya sendiri. Awalnya Amerika lebih mengutamakan mempertahankan Eropa daripada terlibat langsung peperangan di Pasifik. Saat sudah terlibat dalam perang di Pasifik, Amerika lebih fokus melindungi Filipina. Sementara Australia lebih peduli dengan keamanan negaranya sendiri sehingga pertahanannya jauh berada di timur.

Serangan Jepang ke Hindia Belanda sangat cepat dan terstruktur. Setelah menyerang Perl Harbor, Jepang menyerang melalui tiga titik sekaligus. Jepang menyerang di barat, di tengah dan di timur. Serangan Jepang fokus untuk menguasai pangkalan udara, merebut sumber minyak dan melumpuhkan kekuatan udara lawan. Dengan informasi intelejen yang telah dikumpulkannya sejak tahun 1930, Jepang bisa dengan cepat menguasai wilayah-wilayah Hindia Belanda, dan akhirnya Jawa.

Belanda bukannya tidak menyiapkan diri. Namun karena dukungan sekutu tidak maksimal, sementara KNIL sudah terlanjur didisain sebagai polisi daripada tantara, maka Belanda kewalahan dalam menghadapi serangan Jepang. KNIL tidak siap melawan serangan dari luar. Belanda berupaya untuk melakukan mobilisasi pribumi. Namun sayang, mobilisasi ini tidak mendapatkan respon dari masyarakat. Para elite pergerakan kemerdekaan sudah terlanjur patah arang dengan Belanda yang ingkar janji dalam mendukung peran pribumi dalam pemerintahan Hindia Belanda. Di sisi lain, Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Nino mengungkapkan tokoh-tokoh pergerakan dan KNIL yang ikut terlibat dalam perang Pasifik. Tokoh-tokoh lokal yang loyal kepada Hindia Belanda maupun yang pro Jepang. Tokoh-tokoh tersebut di kemudian hari sangat berperan dalam lahirnya Indonesia dan awal pemerintahan NKRI.

Seperti disampaikan oleh Nino dalam pengantar, tujuan penulisan buku ini adalah untuk menuliskan fase sejarah runtuhnya Hindia Belanda secara lebih detail dan lebih lengkap. Itulah sebabnya dalam penulisanya Nino memasukkan banyak detail nama, tempat dan konteks peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan keruntuhan pemerintahan Belanda di Asia Tenggara ini. Nino juga melengkapi buku ini dengan lampiran-lampirantentang kondisi militer Hindia Belanda dan Jepang beserta alat perang mereka.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat ISBI 959.802 OKT k
2022-6307
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.802 OKT k
Penerbit
Jakarta : Elex Media Komputindo., 2013
Deskripsi Fisik
vii, 232 hlm. : ilus. 23 cm.
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-02-804-6
Klasifikasi
959.802
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Oktorino, Nino
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?