Skripsi
PANTA RHEI
Dalam meninjau perspektif animal rationale digunakan metode empiris induktif, yaitu pengamatan-pengamatan indrawi yang sifatnya pertikular yang digunakan sebagai basis untuk berabstraksi menyusun pernyataan yang berlaku universal. Menurut Aristoteles realitas tertinggi adalah yang kita lihat dengan indera mata kita. Aristoteles tidak menyangkal bahwa manusia memiliki akal yang sifatnya bawaan, dan bukan sekedar akal yang masuk dalam kesadarannya oleh pendengaran dan penglihatannya. Namun justru akal itulah yang merupakan ciri khas yang membedakan manusia dari makhluk-makhluk lain. Akal dan kesadaran manusia kosong sampai ia mengalami sesuatu. Dari proses itulah manusia mengalami animal rationale. Manusia merupakan hewan rasional, pendapat inilah yang diyakini oleh para filsuf, yang diperkuat dengan pendapat lainnya yang menilai manusia sebagai animal simbolik. Pernyataan tersebut muncul karena manusia mengkomunikasikan bahasa melalui simbol-simbol dan manusia menafsirkan simbol-simbol tersebut. Manusia juga dikatakan sebagai homo faber, yaitu manusia adalah yang melakukan pekerjaan dan gila bekerja. Dikatakan homo faber karena manusia adalah tukang yang menggunakan alat-alat dan menciptakannya. Salah satu bagian yang lain dari manusia juga disebut homo ludens atau makhluk yang senang bermain. Permainan dalam sejarahnya juga digunakan untuk memikat dewa-dewa dan bahkan ada suatu kebudayaan yang menganggap permainan sebagai ritus suci. Berbagai peristiwa yang terjadi di tanah air ini dapat menjadi cemin yang menyadarkan kita bahwa manusia adalah makhluk yang cerdas atau homo sapiens. Pola pemikiran Aristoteles ini merupakan perubahan yang radikal. Seperti menurut pemikiran Herakleitos, “Panta rhei kai uden meneiâ€, yang berarti semuanya
mengalir dan tidak ada sesuatu pun yang tinggal tetap. Satu-satunya kebenaran ialah perubahan dan gerak karena yang ada di alam semua tidak tetap, panta rhei (semua mengalir). Tak ada perubahan yang tak bisa diatasi. Manusia selalu mempunyai cara untuk bertahan hidup. Akalnya akan mencari jalan keluar dari kesulitan-kesulitan yang menderanya demi hidup yang lebih baik. Sekalipun jalan keluar itu amat sederhana yang penting dia berhasil survive. Perubahan, baik revolusi maupun evolusi, berperan penting dalam kehidupan manusia. Setiap perubahan menciptakan impresi-impresi yang membuat hidup terasa lebih hidup. Maka yang benar adalah pengetahuan khusus yang dicapai melalui indra. Hal inilah yang menjadi landasan teoritis dalam penggarapan karya Panta Rhei, melalui konsep musikal yang progressive atau terus berubah.
keywords: panta rhei, komposisi musik, animal rationale
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain