Skripsi
Kapengpeongan Ku Sora Suling
Kapengpeongan Ku Sora Suling merupakan judul dalam penyajian karya seni untuk menempuh Tugas Akhir Jurusan Karawitan STSI Bandung yang merupakan sinonim kata kapengpeongan sama dengan kagegeloan atau dalam bahasa Indonesia sepadan dengan istilah tergial-gila. Hubungan kasual atau sebab-akibat yang terkandung pada kalimat judul Kapengpeongan ku Sora Suling menunjukan kapengpeongan sebagai akibat dan ku sora suling sebagai faktor yang menjadi pemicunya.
Kapengpeongan atau istilah lainnya kagegeloan sama sekali tidak bermaksud negatif, misal penyaji menjadi gila dalam arti sebenarnya, Kapengpeongan ku sora suling merupakan majas hiperbola yang sengaja dijadikan sebagai judul oleh penyaji untuk menggambarkan betapa besarnya ketertarikan penyaji pada instrumen tradisi masyarakat Sunda yang terbuat dari bambu tamiang ini. Seolah-olah kapengpeongan yang mendera penyaji selama berdialektika dengan suling, secara logika sulit diterima oleh akal karena intensitas bercengkrama dengan instrumen ini melebihi kegiatan yang lain.
Dengan demikian, maka yang menjadi tujuan dari proses garap ini yaitu; terwujudnya ide/gagasan itu ke dalam sebuah penyajian karya seni sekaligus tersampaikannya dimensi nilai dalam proses komunikasi estetik
2
dari penyajian karya seni yang berjudul Kapengpeongan Ku Sora Suling tersebut di atas, pada akhirnya dapat tercapai dengan baik.
keywords: suling, proses garap, penyajian
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain