PERPUSTAKAAN

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi

JENTRENG SITER WANDA CELEMPUNGAN

Sakti, Gugah Satria Muldia Wirahma - Nama Orang;

Celempungan adalah musik tradisional Jawa Barat yang terdapat di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Purwakarta. Celempungan dapat disaksikan dalam acara-acara hajatan seperti pernikahan, khitanan atau pesta kenegaraan serta upacara-upacara lainnya yang dianggap penting. Istilah celempung merupakan tiruan dari suara percikan air yang dimainkan oleh para gadis desa ketika mereka mandi di sungai. Mereka biasanya memukul-mukulkan tangannya ke permukaan air sungai sehingga menimbulkan bunyi clem pung, clem pung bersahut-sahutan. Mereka melakukan ini ketika mandi sambil bersenda-gurau bahkan sambil diselingi nyanyian. Orang desa menyebut perbuatan memukul-mukul permukaan air ini sebagai icikibung. Cara penyajian kesenian celempungan hampir sama dengan kiliningan dan degung.
Waditra celempungan terbuat dari awi gombong (bambu yang diameter tabungnya besar) yang disebut celempung. Selain waditra celempung, dalam celempungan diikutsertakan pula dua buah kecapi (kacapi indung dan kacapi anak), rebab, tarawangsa atau kadang-kadang suling dan goong buyung (gong duduk atau komodong). Lagu-lagunya pun seperti lagu-lagu pada gamelan salendro/pelog dalam kiliningan atau degung. Tabung awi gombong atau kayu jenis tertentu yang berdiameter 20 cm dan panjang 40 cm tersebut ujung bagian atasnya (beungeut atau mukanya) dibentangi dua buah dawai (senar) yang terbuat dari rotan atau sejenisnya. Kedua dawai tersebut dihubungkan dengan sumbi yaitu sepotong kayu yang berukuran 1 x 3 x 5 cm yang ditempatkan pada nawa (lubang pada muka celempung). Bagian pinggir salah satu dinding tabung celempung tersebut diberi lubang untuk pengatur dan pengolah suara. Mengatur dan mengolah suara ini dilakukan oleh tangan kiri karena tangan kanan memegang pemukul.
Sebagai penegang atau pengencang dawai, di ujung tabung tersebut diletakkan tumpangsari atau inang yang merupakan pengatur nada. Celempung ini berfungsi sebagai kendang pada kesenian celempungan seperti halnya fungsi kendang pada kiliningan atau degung kawih. setelah proses yang di jalani dalam penyajian celempungan di dasari dengan kemampuan atau besik si penyajian dalam penyajian nya di rubah dalam penyajian kacapi dalam celempungan.
Hasil penyajian ini melewati proses bimbingan dan latihan hingga dalam penyajiannya merupakan rangkuman dan gambaran akan kesenian celempungan dari pada masa dulu hingga sekarang, disesuiakan dengan perkembangan di masyarakat jawa barat pada jaman sekarang.
Tujuan utama menjadikan kesenian celempungan sebagai media dalam sajian karya tugas akhir jurusan karawitan STSI Bandung yaitu sebagai upaya melestarikan kesenian yang hidup di daerah, serta mencari tahu lebih dalam mengenai kesenian yang ada di daerah sendiri terutama mengenai pola-pola petik kacapi yang berada dalam kesenian tersebut. Serta mencoba membandingkan perbedaan pola petik kacapi dan pola asli celempungan dalam satu sajian. Metode yang digunakan dalam pencarian informasi dan proses latihan adalah metode observasi, dan wawancara serta penyadapan, dimana penyaji bisa terjun langsung dengan seniman-seniman yang menggeluti kesenian tersebut, dan mengikuti proses-proses langsung dilapangan.

keywords: celempungan, pola petik kacapi, tasikmalaya, purwakarta


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RB 2014 SAK j
Penerbit
Bandung : STSI BANDUNG., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
RB 2014
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sakti, Gugah Satria Muldia Wirahma
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?