Skripsi
KARAWITAN DALAM PERTUNJUKAN BALAP MUNDING DI DESA CIPATUJAH KEC CIPATUJAH KAB TASIKMALAYA
Tasikmalaya merupakan wilayah yang terkenal dengan sebutan Kota Santri. Hal tersebut dikarenakan, banyaknya pondok pesantren yang berdiri di daerah Tasikmalaya. Namun demikian, banyak pula kesenian-kesenian yang lahir di Kabupaten Tasikmalaya, baik itu kesenian ritual ataupun kesenian yang bersifat profan. Salah satu contohnya adalah pertunjukan Balap Munding yang berada di Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Sejarah terlahirnya pertunjukan Balap Munding sangat kental dengan kehidupan masyarakat sekitarnya. Hal tersebut disebabkan karena, masyarakat sekitar yang melahirkan pertunjukan Balap Munding bermata pencaharian sebagai petani, berladang, serta pengembala kerbau. Dalam pertunjukan Balap Munding memiliki beberapa unsur karawitan serta alat musik pengiring sebagai salah satu upaya untuk lebih menarik minat apresiator. Fakta dilapangan membuktikan bahwa aspek-aspek karawitan yang ada dalam pertunjukan Balap Munding seperti iringan angklung, dogdog, kendang, serta goong. Selain iringan musik, terdapat pula repertoar lagu yang sering digunakan dalam pertunjukan Balap Munding tersebut. Terlepas dari hal tersebut, karawitan pun memiliki fungsi tersendiri dalam pertunjukan Balap Munding
keywords: pertunjukkan balap munding, sejarah, karawitan, cipatujah, tasikmalaya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain