PERPUSTAKAAN

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi

TEKNIK PEMBUATAN DAN PENALAAN KARINDING TOWÈL KARYA ASEP NATA

Araniri, Pahmi Nurdin - Nama Orang;

Karinding Towèl merupakan salah satu instrumen lamellaphone yang ada di Jawa Barat. Penamaan istilah Karinding Towèl dikarenakan instrumen ini cara penyajiannya dipetik (toel) dengan jari. Karinding Towèl merupakan hasil inovasi dari seorang etnomusokolog yang bernama Asep Nata. Karinding Towèl termasuk kedalam klasifikasi instrument idiophone lamellaphone , yaitu instrument yang bunyinya berasal dari tubuh instrumen itu sendiri dan lidah penggetar suara sebagai sumber bunyi nya. Karinding Towèl lebih mengutamakan aspek studi nada, adapun nada-nada nya mencapai satu oktaf. Dari segi bentuk dan cara penyajiannya sangat berbeda dengan karinding buhun. Karinding Towèl memiliki bentuk yang sangat sederhana dan dimainkan dengan cara dipetik dengan jari. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini yakni berupa gambaran Karinding Towèl secara umum dan gambaran cara pembuatan serta cara penalaannya. Karinding Towèl terbuat dari bahan dasar bambu surat, bambu hitam dan bambu kuning yang telah melalui proses pengeringan serta dipotong membentuk persegi panjang dengan ukuran 2x15 cm. Adapun teknik pembuatannya terbagi menjadi 5 tahap yaitu membentuk pola, menyerut garis atas, melubangi ceuceut careuh, membentuk lidah, menipiskan bagian bingkai dan lidah pangkal. Teknik penalaan Karinding Towèl diantaranya menipiskan bagian bingkai dan lidah pangkal untuk menurunkan nada, dan menipiskan bagian lidah bandul serta kancingnya untuk meninggikan nada. Alat penala yang digunakan antara lain kromatik tuner untuk skala nada kromatik, gambang dan bilah saron pada gamelan untuk skala nada pelog dan salendro.

keywords : karinding towèl, asep nata, pembuatan, penalaan


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RB 2014 ARA t
Penerbit
Bandung : STSI BANDUNG., 2014
Deskripsi Fisik
29,5 cm x 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
RB 2014
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Teknik
Pembuatan
Penalaan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Araniri, Pahmi Nurdin
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?