Skripsi
ANGKLUNG SERED BALANDONGAN DI DESA SUKALUYU KECAMATAN MANGUNREJA TASIKMALAYA
Angklung Sered Balandongan merupakan salah satu kesenian yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Balandongan Desa Sukaluyu Kecamatan Mangunreja. Berawal dari sebuah tangara untuk menginformasikan kepada masyarakat di Kampung Balandongan ketika ada penjajah datang, Angklung Sered kemudian berubah menjadi seni helaran dan hiburan.
Adapun batasan masalah yang dibahas pada skripsi ini yaitu bentuk dan struktur pertunjukan angklung sered, serta unsur karawitan angklung sered. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode deskriptif.
Dalam pertunjukanya Angklung Sered ini mengalami beberapa perkembangan, terutama dalam hal instrumen. Pada awal kemunculannya Angklung Sered hanya memiliki dua instrument yaitu dogdog dan angklung. Dalam perkembanganya kini, Angklung Sered mengalami penambahan intrumen yang menjadikan pertunjukan Angklung Sered memiliki kemasan baru yang lebih menarik, yaitu kendang, tarompet, dan kempul.Sajian pertunjukannya disajikan oleh dua kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri atas 11 orang pemain angklung, 4 orang pemain dog-dog, 1 orang pemain kendang, 1 orang pemain tarompet, dan 1 orang pemain kempul. Inti dari permainan ini adalah silih sered, dimana ketua kelompok yang disebut dengan hulu-hulu ini bertarung dengan ketua kelompok lain. Dalam pertarunganya mereka silih sered dengan mengadu pundak, betis, dan lengan. Mereka pun mempuyai beberapa jurus untuk bertarung yaitu binti hayam, jogol munding, dan belut putih. Pertunjukan ini berakhir ketika ada salah satu dari kelompok yang kalah.
Dari hasil penelitian ini Penulis berharap kepada Instansi pemerintah, untuk memberikan konstribusi baik sarana maupun prasarana bagi seniman atau sanggar yang berpotensi dalam pngembangan kesenian tradisonal, khususnya angklung sered.
keywords: angklung, helaran, sered, balandongan, tasikmalaya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain