Skripsi
Karya Seni Penyajian Repertoar Tari Subadra
Keyword : tari subadra
Sumber pengambilan dokumen : skripsi
ABSTRAK
Banyak orang mengetahui bahwa bakat gerak atau kemampuan melakukan setiap gerak adalah syarat yang paling penting bagi seorang penari. Menjadi seorang penari tidaklah mudah, karena penari terlihat berkesan jika ia tahu betul akan apa yang dilakukan, yakin akan gerakan-gerakannya, dan tahu benar ke mana arah perpindahan gerak yang sedang Ia lakukan. Selain itu, disamping daya pesona yang baik, seorang penari bisa dikatakan baik jika ia mampu menarikan tariannya dengan penjiwaan melalui ruang, tenaga dan waktu, sehingga isi cerita dalam tari tersebut bisa tersampaikan dengan baik kepada penonton.
Dengan adanya Minat Utama Penyajian Tari sebagai bahan menempuh Tugas Akhir, penulis mendapatkan kesempatan untuk menerapkan bagaimana menjadi seorang penari yang baik dengan memilih dari rumpun tari yang dipelajari, salah satunya yaitu tari Wayang. Tarian-tarian Wayang termasuk dalam kategori tari bentuk atau tari lepas sebagai tari pertunjukan berlatar belakang cerita Wayang, baik yang menyangkut pada penokohannya, seperti Subadra, Arimbi, dan Gatotkaca, maupun jabatannya seperti Badaya. Dalam hal ini, repertoar tari Subadra yang termasuk ke dalam bentuk tari tunggal berkarakter lungguh dipilih penulis sebagai bahan untuk menempuh Tugas Akhir, karena karakter yang terkandung dalam tari Subadra lebih tepat dengan karakter penulis.
Selain itu, penulis dituntut untuk berkreativitas dalam konsep garap tari Subadra yang akan disajikan sebagai salah satu penilaian untuk Tugas akhir. Hal ini juga tentu saja akan menjadikan salah satu bahan apresiasi bagi masyarakat, agar tarian ini bisa dikenal di masyarakat. Dalam konsep yang akan digarap, penulis juga ingin memberikan gambaran karakteristik dari tari Subadra menjadi sebuah kemasan baru, akan tetapi tidak menghilangkan esensi dari tarian tersebut. Adapun makna dibalik repertoar tari Subadra yaitu adanya perasaan cinta kasih kepada seseorang pemuda idaman dengan tetap menjaga batas-batas norma susila, selalu menjungjung kehormatan, etika kewanitaan dan citranya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain