Skripsi
Repertoar Tari Lipet Gandes
Keyword : ketuk tilu, terembel ,ronggeng
Sumber pengambilan dokumen : skripsi
ABSTRAK
Asal mula lahirnya kesenian rakyat di Karawang merupakan adaptasi dari tingkah laku keseharian masyarakat setempat. Aktivitas masyarakat ketika menanam padi, merawat padi, sampai panen dijadikan sumber inspirasi dalam membentuk suatu bentuk pertunjukan.
Ketuk Tilu merupakan salah satu seni tradisi sunda. Tari Rakyat bersifat tidak baku dengan ciri khas gerak yang spontan dan tidak terstruktur. Gerak-gerak yang muncul diambil dari gerak pencak silat yang dapat berubah tergantung kebutuhan dan didominasi dengan gerak-gerak spontan. Proses penciptaannya dilakukan dari hasil observasi partisipan yang memakan waktu yang lama.
Terembel merupakan salah satu nama lagu dalam rumpun Ketuk Tilu yang diadaptasi menjadi judul tarian seperti erang, gaplek, kangsreng, cikeruhan, geboy, dan sebagainya. Setelah mengalami proses pengkemasan atau sajian lagu terembel menjadi Tari Terembel. Terembel berasal dari istilah Sunda nerembel yang berarti norewelang. Berawal dari kebiasaan masyarakat Karawang yang sedang melakukan aktivitas sebagai petani padi, seperti kegiatan menuai padi, menanam padi, ngarambet, panen. Hal tersebut berpengaruh pada sumber gerak kesenian tari rakyat Karawang. Namun lebih dominan pada goyang pinggul seperti eplok cendol dan kleter. Bahkan pada tari rakyat Karawang terkenal dengan goyang Karawang dengan pelaku utama Ronggeng.
Ronggeng dalam Ketuk Tilu adalah pelaku wanita yang mempunyai kemampuan menyanyi ngawih/nyinden berfungsi sebagai partner penari pria. Ronggeng merupakan unsur paling esensi, merupakan sosok wanita yang identik dengan saman atau Shaman
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain