Laporan Penelitian
Caruk Kempyung Sebagai Motif Pembaharuan Pada Kesenian Wayang Golek Dinasti Sunarya
Keyword : wayang golek, sunarya, caruk kempyung
Subjek : wayang golek
Kepala Subjek : wayang
Nomor Panggil (DDC) : 791
Sumber pengambilan dokumen : laporan penelitian
Caruk Kempyung Sebagai Motif Perbarun
Pada Kesenian Wayang Golek Dinasti Sunarya
Pada kesenian wayang golek dewasa ini, aspek pembaharuan diberbagai sendi diupayakan agar memiliki keunikan dalam pertunjukan. Hal itu seperti yang terjadi pada bentuk pembaharuan motif tabuhan bonang rincik yang begitu bermanfaat untuk dinamika sajian musik pengiring pergelaran wayang golek yang memakan waktu semalam suntuk. Motif tabuhan yang dikembangkan itu adalah motif tabuh caruk aduraras, ungkut--ungkut, kecek-kecek, kepek-kepek dan ayep-ayep. Motif-motif tabuhan itu merupakan inspirasi dari gejala alam yang dialami oleh pengrawit wayang golek Giri Harja III. Kemudian diproses oleh mereka dengan aplikasi imajinasi ke dalam bentuk realita, yakni sebuah pertunjukan. (2000)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain