Book
Raja Dogar Sebuah Inovasi Seni Atas Dasar Seni Ketangkasan Adu Domba
Keyword : film dokumenter, raja dogar, adu domba garut, teuneung, ludeung
Sumber pengambilan dokumen : C 2013 HIK
Film yang dibuat ini mempresentasikan tentang profil kehidupan Seni Raja Dogar melalui bentuk film dokumenter. Seni Raja Dogar Rajanya Domba Garut, lahir dan berkembang di Kabupaten Garut, sebagai hasil cipta karsa seorang seniman bernama Entis Sutisna. Diciptakan pada tahun 2005 di daerah Malangbong yang kemudian dikembangkan oleh Bapak Memed di Cibatu, yaitu merupakan sebuah inovasi dari Seni Ketangkasan Laga Domba yang sudah dikenal sebelumnya. Dalam perwujudannya, Raja Dogar merupakan duplikasi dari domba Garut yang dibuat lebih besar dari pada aslinya. Dimainkan oleh dua orang, yang satu di bagian kepala dan satu lagi di bagian ekornya. Pada penampilannya, terdapat dua ekor domba utama, yakni domba berwarna putih dan berwarna hitam yang melambangkan tentang kebaikan dan keburukan. Dasar filosofinya adalah Teuneung, Ludeung, Leber ku Wawanen yang dapat diartikan memiliki keberanian penuh.Pertunjukannya sendiri dimeriahkan oleh berbagai bentuk kesenian yang diaplikasikan dari bentuk seni drama teatrikal, seni rupa, seni tari dan seni karawitan. Di dalamnya terdapat sejumlah penari, pembawa umbul-umbul, para bobotoh serta komedian. Musiknya lebih didominasi oleh musik kendang pencak.Hal-hal tersebut telah menginspirasikan untuk diwujudkannya melalui bentuk audio-visual dalam sebuah film. Konsepnya bertitik tolak dari subtansi film yang lebih terarah pada bahasa visual dengan menjaga ritme sedemikian rupa sehingga mampu menahan atensi penonton sejak awal hingga akhir film. Selain hal itu, dua unsur pembentuk film telah dijadikan dasar pula dalam pembuatannya, yaitu unsur naratif dan unsur sinematik. Keduanya diperlakukan berdasarkan kepentingannya untuk saling menunjang satu sama lainnya.Sebagai hasil perwujudannya, ditata dalam teknik editing dengan gaya kombinasi, yaitu teknik continuitas dan kompilasi. Hal ini agar bisa tercapainya kesan dramatik dan ritme, sehingga diharapkan nantinya penonton tidak merasa jenuh. Untuk memperjelas informasinya, kemudian ditambahkan pula narasi serta wawancara yang dimixing dengan cuplikan-cuplikan gambarnya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain