Skripsi
Kesenian Goong Gede Di Desa Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tinjauan Fungsi Dan Bentuk Gending
Keyword : kesenian,goong gede, fungsi, bentuk gending
Sumber pengambilan dokumen : B 2013 WIR
Penelitian ini dilakukan sebagai upaya pendeskripsian pada ranah fungsi dan bentuk gending Goong Gede pada masyarakat Desa Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Penelitian ini juga merupakan kegiatan pendokumentasian kesenian Goong Gede, yang belum sempat terdokumentasikan oleh instansi terkait, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Banten. Kesenian Goong Gede adalah salah satu kesenian yang tetap eksis dan menjadi bagian dari siklus kehidupan masyarakat pesawahan yang berada di Desa Citorek Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Hal tersebut selaras dengan kehidupan masyarakatnya yang sebagian besar hidup dengan bertani. Kesenian ini memiliki fungsi sebagai sarana hiburan, media komunikasi, sarana ritual yang berhubungan dengan upacara padi serta hajat lembur, media stabilitas kebudayaan, serta pemersatu masyarakat. Goong Gede di Citorek dimainkan oleh kaum laki-laki secara turun temurun berdasarkan garis keturunan keluarga yang ditentukan oleh ketua adat sawewengkon Citorek. Pemain Goong Gede saat ini berjumlah enam orang. Perangkat pada ensambel Goong Gede di antaranya koromong sebanyak dua belas penclon, slukat dengan enam bilah, Cental, goong, cecepres, dan kendang. Skala nada Laras yang digunakan adalah laras Salendro Bedantara. Lagu-lagu yang dimainkan pada setiap pertunjukan kesenian Goong Gede berjumlah lima puluh buah dengan dua lagu khusus di dalamnya, yakni lagu rancag dan lagu baksa yang dimainkan dalam bentuk gending saja. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi informasi dan kontribusi bagi pemerintah setempat dan lembaga-lembaga kesenian dengan harapan kesenian tradisi dapat terpelihara dan terlestarikan serta tidak dilupakan oleh generasi selanjutnya
Deskripsi Alternatif :
The research was conducted as an attempt to description of the function realm and the form of gending Goong Gede at Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. This research was also the documenting activities of art Goong Gede, which have not been well documented by the relevant institutions, particularly Office of Tourism and Culture of Provinsi Banten. Goong Gede is the art that still exists and becomes part of the cycle life of paddy community in Desa Citorek, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. This is in harmony with the community life that mostly lives in farming. This art has functions as means of entertainment, communication media, rituals associated with paddy ceremonial and hajat lembur, the stability media of culture, as well as the unifying community. Goong Gede in Citorek is played by men for generations based on the family bloodlines that determined by customary leaders of sawewengkon Citorek. Goong Gede performers currently number of six people. Devices on the ensemble of Goong Gede are of which koromong with twelve penclon, slukat with six blades, Cental, goong, cecepres, and kendang drums. Tone scale Laras applied is laras of Salendro Bedantara . The songs played totally at each performance of Goong Gede are fifty with two special songs in it, the song rancag and Baksa which being played just in the form of gending. The result of this research is expected to be such kinds of information and contribution to local government and art institutions in the expectation that traditional arts could be maintained, preserved and unforgettable by the next generation
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain