Skripsi
TARI BADAYA
Tari Wayang termasuk kedalam tari bentuk yang berlatar belakang cerita Wayang, baik yang menyangkut kedalam nama tokoh seperti Adipati Karna, Subadra dan Dewi Arimbi, ataupun hanya sebagai nama jabatannya saja seperti Badaya. Sebagai rumpun tari yang dipelajari di Jurusan Tari STSI Bandung, penyaji memilih repertoar tari Badaya untuk disajikan pada kepentingan tugas akhir.
Tari badaya disajikan secara rampak/kelompok oleh beberapa wanita abdi keratonyang tugasnya menari untuk menghibur raja sewaktu masebah, serta sebagai tarian pembuka (bubuka) dalam setiap pertunjukan cerita wayang, tarian berkarakter putri ladak ini dipilih penyaji karena tarian ini mengarah (mendekati) pada kemampuan penyaji.
Sebagai seseorang yang memilih minat utama penyajian tari Badaya, dalam hal ini sebagai penari, dituntut untuk mampu mengungkapkan ekspresi tarian sesuai dengan karakter dan tuntutan tarian itu sendiri. Disamping itu harus mampu pula menghidupkan tarian agar penonton mampu memahami dan mengerti apa yang dibawakan oleh penari, sehingga nilai yang terkandung dalam tarian akan sampai kepada penonton khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain