Skripsi
TARI ARJUNA SASRABAHU vs SOMANTRI
Tari Arjuna Sasrabahu vs Somantri merupakan tari Wayang yang memiliki konsepsi gambaran suatu pengungkapan peristiwa, dikategorikan sebagai tari tematik yang diilhami dari pedalangan Wayang Golek Purwa gaya Sunda. Tari Arjuna Sasrabahu vs Somantri diklasifikasikan ke dalam kekayaan cerita Wayang yang termasuk ke dalam cerita pokok atau biasa disebut galur atau pakem.
Arjuna Sasrabahu sebagai raja titisan Betara Wisnu merupakan sosok yang berparas tampan, sakti mandraguna, dan pilih tanding. Somantri sebagai seorang patih merupakan sosok yang berparas tampan, berotak cerdas, ahli peperangan, ahli pertempuran, sakti mandraguna, memiliki kelebihan dalam jaya kawijayan, dan pilih tanding. Peperangan yang terjadi di antara keduanya dilatarbelakangi oleh rasa penasaran Somantri terhadap kesaktian Arjuna Sasrabahu.
Karakter kedua tokoh dalam bentuk sebuah tarian dapat diaplikasikan pada manusia-manusia terpilih yang disebut sebagai penari. Penari merupakan seseorang yang mampu melibatkan aspek jasmani dan rohani yang terdapat dalam dirinya secara total, karena media ungkap estetiknya adalah tubuhnya. Selain bisa menari, seorang penari dituntut pula untuk memiliki daya kreativitas melalui karya. Kreativitas yang dimaksud dalam hal ini merupakan upaya pengemasan sebuah tari agar menjadi sajian baru tanpa menghilangkan esensinya. Kreativitas karya seni penyajian didasarkan pada metode gubahan tari dengan memasukkan unsur-unsur baru ke dalam sesuatu yang telah ada. Oleh karena itu, kreativitas dipadukan dan diwujudkan untuk menghasilkan sebuah sajian tari Arjuna Sasrabahu vs Somantri dengan gaya yang baru.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain