Skripsi
ALMADAD KAIBON
Karya Tari “ALMADAD KAIBONâ€, dirujukan dari ceritera sejarah Banten tentang Keraton Kaibon sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Islam. Keraton Kaibon adalah peninggalan kediaman Ratu Asyiah bersama putranya bernama Sultan Syafiudin yang kelak menjadi pemimpinnya pada tahun 1809-1813.
Rujukan ceritera sejarah Banten tersebut digali atas kisah perjuangan Ratu Asyiah ketika Keraton Kaibon terancaman oleh penjajah Belanda yang akan menjadikannya pelabuahan sebagai kepentingan bisnis perdagangan. Kisah tersebut diangkat dan terfokus pada semangat perjuangan Ratu Asyiah. Perjuangan yang dimaksud adalah mempertahankan tanah dan masyarakat Keraton Kaibon, terlebih perjuangan seorang ibu bagi putranya Sultan Syaifudin yang kelak akan memimpin Keraton Kaibon.
Kisah perjuangan Ratu Asyiah di atas digarap sebagai isi ceritera Karya Tari yang dipilihkan judul “ALMADAD KAIBONâ€. Adapun arti dari almadad yaitu alat yang digunakan dalam atraksi uji kekebalan tubuh sebelum pertunjukan seni Debus. Sementara Kaibon adalah nama salah satu Kerajaan Islam Banten dan sering diartikan pula “keibuanâ€. Oleh karena itu ALMADAD KAIBON dipilihkan sebagai judul karya tari dengan pengertian “perjuangan mempertahankan ibu pertiwiâ€. “ALMADAD KAIBON†diwujudkan sebagai karya tari kelompok bertema atas konsep garap tari tradisi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain