Skripsi
Upacara Sérén Taun di Cigugur Kabupaten Kuningan
Penelitian ini berlatar belakang upacara Sérén Taun di Kabupaten Kuningan, tepatnya di Kecamatan Cigugur. Upacara tersebut selalu diadakan pada tanggal 22 Rayagung Saka Sunda dan tempat pelaksanaannya dipusatkan di Gedung Paseban Tri Panca Tunggal. Dalam upacara Sérén Taun terdapat beberapa rangkaian acara yang salah satunya ialah upacara Pesta Dadung yang dilaksanakan pada tanggal 18 Rayagung Saka Sunda dan berlokasi di kawasan Situ Hyang desa Mayasih. Upacara Pesta Dadung sebetulnya kesenian tradisi yang berasal dari Desa Legok Herang, Kecamatan Cilebak. Akan tetapi, atas inisiatif Pangeran Djatikusumah selaku Pupuhu Adat masyarakat Cigugur, upacara tersebut diambil dan dijadikan salah satu rangkaian upacara Sérén Taun.
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara rinci mengenai struktur pertunjukan upacara Pesta Dadung dan mengetahui makna-makna yang terdapat dalam upacara Pesta Dadung.
Untuk mencapai tujuan di atas, penelitian merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana struktur pertunjukan upacara Pesta Dadung di Cigugur Kabupaten Kuningan?, 2. Makna apa saja yang terdapat pada upacara Pesta Dadung di Cigugur Kabupaten Kuningan?
Metode yang dipergunakan ialah menggunakan metode deskriptif yang difokuskan pada studi dokumentasi yaitu suatu metode pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian sosial dan digunakan untuk menelusuri data historis.
Berdasarkan analisis data, maka diperoleh kesimpulan penelitian sebagai berikut: 1. Upacara Pesta Dadung mempunyai struktur yang baku yang terbagi atas tiga bagian yaitu: Persiapan, Upacara Inti, Akhir Upacara, 2. Unsur-unsur inti yang terdapat dalam upacara tersebut masing-masing mempunyai makna. Misalnya: Dadung bermakna sebagai pengikat keharmonisan hidup. Seluruh lapisan masayarakat memiliki satu ikatan bathin yang tidak bisa terpisahkan, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang satu sama lain saling membutuhkan. Pecut bermakna agar pengaruh-pengaruh dari makhluk ghaib yang jahat tidak lagi mengganggu kehidupan manusia, karena bisa membuat manusia memiliki sifat yang menyimpang.
Upacara Pesta Dadung ini menggambarkan suka cita sekelompok budak angon atas semua nikmat dan anugerah yang telah dilimpahkan oleh Tuhan YME melalu hasil pertanian dan peternakan. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada pagi hari sampai dengan siang
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain