Book
Film Sang Penari sebagai Dekontruksi Seksualitas Poskolonial
Penelitian ini adalah upaya untuk memahami manifestari diskursus dalam film Sang Penari dan upaya pemahaman itu meliputi tentang unsur naratif visual dan makna simbol sebagai sebuah kekuatan diskursus utama dalam sebuah film. Penelitian ini menggunakan sejumlah analisis yaitu analisis struktural, analisis naratif, analisis semiotika, analisis wacana dan pembacaan dekonstruktif. Analisis ini berfungsi untuk membongkar struktur kode bahasa film Sang Penari dan mengurainya menjadi komponen-komponen penanda dan merekonstruksi kembali untuk mendapatkan hasil akhir. Berdasarkan sejumlah analisis tersebut ditemukan pada elemen-elemen visual dan relasi tanda dalam teks film Sang Penari yang dikontruksi melalui representasi seksualitas yang digunakan dalam penuturan naratif visual, merupakan dekonstruksi seksualitas poskolonial.Dekonstruksi tersebut diwujudkan dalam strategi wacana tentang seksualitas, perpindahan ruang, makna dan simbol serta narasi dari sebuah novel Ronggeng Dukuh Paruk.Fil Sang Penari menggunakan konsep perempuan sebagai antitesa terhadap maskulinitas untuk merepresentasikan persoalan gender, seksualitas, dominasi kekuasaan dan pertentangan kelas
KW : Poskolonial, Dekonstruksi, Ronggeng Dukuh Paruk.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain