Book
Adu Manis
Biasanya dalam proses penciptaan karya seni musik kolaborasi antara tradisi dan modern akan mengalami pertentangan dan perdebatan seperti nada diatonik barat dengan pentatonik sunda yang katanya sulit utnuk dimainkan bersama karena ada perbedaan jarak nada atau dari ritmiknya. Kita bisa memainkan kwasi nada atau kemiripan nada yang ada dalam alat tradisi dan dimainkan dengan alat modern. Walaupun terdapat beberapa perbedaan dalam pandangan musik barat dan tradisi akan tetapi penciptaan karya seni musik yang menggunakan instruen tradisi tetapi memakai pola harmonisasi barat, diharapkan dapat dipandang sebagai pengembangan musik tradisi dan pembuktian bahwa musik tradisi dapat beradaptasi dengan metode barat dan dapat mengiringi genre-genre dari musik barat.Dengan pengetahuan terbatas bahwa titi laras yang dimiliki oleh tradisi adalah pelog, salendro, madenda, penggarap mencoba membandingkannya dengan tangga nada barat sehingga terwujudlah pertunjukan kolaborasi musik kontemporer dengan judul ADU Manis yan memiliki makna keseimbangan, keserasian dan keharmonisan.
KW : seni tradisi, seni modern, harmonisasi, kolaborasi musik kontemporer.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain