Book
BEAT sebagai Titik Tolak Action
Upaya untuk menemukan makna dari pengalaman aktor melalui beat dilakukan dengan menggunakan penedekatan fenomenologi transedental dari Husserl. Juga tiga landasan teori digunakan untuk menganalis dan memecahkan masalah akting yaitu teori akting stanilavski membahas gerakan psikologis yang dapat mendorong gerakan fisik secara alamiah, kedua teori identitas diri menurut Jakob Sumardjo menjelaskan dasar-dasar filososfis manusia Indonesia bertindak melalui proses interaksi masyarakat terhadap alam dan Tuhannya, ketiga teori bawah sadar menurut Sigmund Freud. Penelitian ini menyingkap sesuatu yang misteri menjadi nyata. Beat sebagai titik tolak action dapat digunakan untuk membuktikan harmonisasi antara beat dan action.
KW : beat, action
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain