Book
Degradasi Prasasti Batu di Tiga Museum di Jawa : Kajian Pendahuluan
Prasasti adalah salah satu sumber sejarah kuno Indonesia yang sangat penting. Kerusakan pada tulisan pada permukaan plak dapat menyebabkan hilangnya informasi tentang sejarah kuno Indonesia, Pengamatan koleksi prasasti dari Museum Nasional Indonesia dan Museum Ronggowarsito, Semarang dan Museum Tuluangagung memberi kesimpulan bahwa lingkungan memengaruhi jenis dan tingkat kerusakan. Di Museum Nasional Indonesia, jenis kerusakan yang paling sering ditemukan adalah kerusakan biotik. Hal itu disebakan oleh tempat penyimpanan prasasti batu yang lembab. Jenis kerusakan yang paling umum ditemukan di Museum Ronggowarsito adalah keausan dan penggaraman. Hal itu disebabkan oleh tempat penyimpanan prasasti yang terkena panas matahari, hujan dan angin secara langsung. Hal serupa terjadi dengan koleksi prasasti batu di Museum Tulungagung. Kerusakan berupa keausan dan penipisan umum terjadi karena selain tempat penyimpanan yang langsung terkena hujan, panas dan angin juga jenis batu yang digunakan lebih berpori.
KW : Prasasti, biotik,
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain