Book
Tari Klasik Kesenian Istana sebagai Legitimasi Raja
Tari Klasik merupakan salah satu perangkat untuk menunjukkan kebesaran dan kedudukan sebagai seorang raja. Kedudukan raja tersebut mempunyai posisi dan peran yang sama dengan pusaka. Budaya semacam itu telah berlaku umum di Asia Tenggara yang mempraktekan konsep kenegaraan yang mengacu kepada konsep India Devaraja. Di Jawa hal itu diformulasikan sebagai ratu gung binathara artinya raja besar yang didewakan. Sebagai akibat dari konsep yang menempatkan raja sebagai pemilik dan pencipta tari, sudah barang tentu bentuk tari istana harus berbeda dengan tari rakyat. Maka tak mengherankan bila muncul satu dikotomi dala tari Jawa antara yang halus dan kasar. Tari klasik diidentikan dengan tari yang memiliki bentuk serta teknik penampilan halus, demikian pula dengan tari rakyat yang memiliki bentuk dan teknik penampilan yang kasar. Tulisan ini menekankan tari klasik sebagai legitimasi raja dengan pendekatan sosio politik.
KW : Tari klasik, istana, legitimasi, sosio politik
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain