Book
NGAYUNKEUN - Penciptaan
Fenomena kemunduran nilai budaya baik di lingkungan masyarakat perkotaan maupun perkampungan terjadi karena masyarakat cenderung tertarik pada produk seni urban atau budaya orang lain, hal ini juga terjadi karena pandangan masyarakat tentang kesenian buhun dianggap sesuatu hal yang kuno dalam bentuk dan sajiannya.
Dalam hal ini penyaji membuat sebuah karya dengan inovasi revitalisasi yang berangkat dari idiom tradisi dengan judul "Ngayunkeun", merupakan aransemen lagu buhun Ayun Ambing gaya Mang Ayi yang dibentuk dalam kategori ensambel kecil. Ciri khas dari lagu ini adalah nyanyian dengan pembawaan teknik beluk saat menunggu pagi menguning. Secara teks, karya tersebut digarap dinamis dengan permainan suku kata rumpaka atau lirik, pola harmoni, pola meter, orkestrasi menggunakan instrument Toleat, Arumba, serta vokal sebagai penyeimbang.
KW: ayun ambing, beluk, musik tradisional
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain