Book
ANGKLUNG DOGDOG LOJOR PADA MASYARAKAT KASEPUHAN CIPTAGELAR KASATUAN ADAT BANTEN KIDUL
Penelitian ini mengkaji angklung dogdog lojor pada masyarakat kasepuhan Ciptagelar di Kasatuan Adat Banten Kidul. Penelitian Kualitatif ini menggunakan performance studies sebagai teori utama dan teori systemativc network organologi yang memiliki tiga ranah kajian: klasifikasi, analisis, dan aplikasi. Oleh karena anglkung dogdog lojor memiliki beberapa bentuk penampilan sehingga pengkajiannya perlu melibatkan metode, teori-teori, maupun konsep-konsep dari disiplin lainnya.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kedudukan angklung dog-dog lojor, organologi angklung sebagai jaringan sistematik, fungsi, dan perkembangannya dalam tatanan serta siklus kehidupan masyarakat pendukungnya. Angklung dogdog lojor bukan hanya sebagai pelengkap sebuah acara ritual. Angklung dogdog lojor dalam kegiatan upacara ritual ngaseuk dan tandur, mipit, ngunjal, serta seren taun merupakan sebuah produk budaya yang tangible dan intangible, memiliki fungsi sebagai salah satu media doa serta menjadi identitas yang khas bagi masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar. Angklung dogdog lojor yang sudah mentradisi di masyarakat Kasepuhan Ciptagelar telah mengalami beberapa perkembangan dengan bertambahnya fungsi sebagai sarana hiburan serta kepentingan presentasi estetis. Hal ini terjadi karena perubahan paradigma masyarakat Kasepuhan, terutama sejak berpindah dan berubah nama menjadi Kasepuhan Ciptagelar yang memiliki konsep keterbukaan, sehingga semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.
Kesimpulan dari penelitian ini telah menunjukan bahwa penampilan angklung dogdog lojor yang pada awalnya hanya untuk kepentingan upacara ritual dan terbatas hanya dalam komunitasnya saja, kini penampilannya telah mengalami banyak pengadaptasian serta dijadikan sebagai media kreativitas oleh masyarakatnya. Angklung dogdog lojor juga telah dijadikan sebagai ajang silaturahmi dan perekat seluruh masyarakat Kasepuhan yang tergabung dalam Kesatuan Adat Banten Kidul sehingga terciptanya kerukunan antar mereka. Penampilan angklung dogdog lojor telah menjadi identitas yang khas bagi masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam mencari jati diri yang selama ini nasib legalitas wilayah adatnya belum ditentukan oleh pemerintah, meskipun dalam kenyataanyya angklung dogdog lojor selalu dijadikan simbol kekayaan buadaya Banten Kidul Jawa Barat dan Banten hanya demi kepentingan pariwisata.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain