Book
Penciptaan Tari Manggala Kridha sebagai Media Pembentukan Karakter bagi Anak
Penciptaan tari anak ini didasarkan dari rasa keprihatinan ketika melihat proses pembelajaran tari anak dengan materi ajar kurang sesuai dengan dunia bermain anak-anak. Berbagai kasus privat tari anak atau lomba tingkat prasekolah dasar sering dijumpai penggunaan materi tari rang remaja. Keberadaan ekspresi seni penting bagi pembentukan karakter sejak dini, sehingga anak mampu mengembangkan ide kreatif dan inovatif yang bersifat kritis dan produktif. Esensi pendidikan menari menyangkut aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Format koreografi anak tentu harus mempertimbangkan tingkat usia, terutama tingkat kematanga emosi dan keterampilannya agar tari itu mampu membentuk kualitas kepribadian anak. Proses penciptaan Tari Manggala Kridha dengan tema memfokuskan pada figur prajurit sebagai orang yang memiliki keberanian dan kepatuhan dalam menjalankan tugas negara sehingga ketika mati dalam pertempuran ia menjadi seorang pahlawan. Ide garapan Tari Manggala Kridha diilhami dari sosok keberanian dan kepatuhan seorang prajurit pembela bangsa dan negara. secara simbolis, gerak-gerak yang disusun sebenarnya merupakan dialog gerak seperti sikap dan gerak lengkap tegap, menyerang, menangkis, gerak menghindar. Musik tari dalam komposisi tari ini bersumber pada karawitan tradisi gaya Yogyakarta yang dikembangkan menurut kebutuhan garapan tari dengan berbagai macam interpretasi garap permainan. Tarian ini dapat ditarikan oleh pria maupun wanita. Penari berjumlah ganjil 11-15 orang atau kelompok terdiri anak-anak berusia dari 4-6 tahun, yaitu usia anak yang hidup dalam dunia bermain.
Kata Kunci: Tari Manggah Kridha, pembentukan karakter, anak-anak
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain