Book
Tinjauan Deskriptif Topeng Banjet Dewi Asmara di Desa Lemah Mulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang
Seni Pertunjukan Topeng Banjet Dewi Asmara merupakan bentuk seni pertunjukan yang tergolong ke dalam rumpun teater tradisi, dengan diiringi musik Karawitan dan juga didukung oleh geak tari. Topeng Banjet Dewi Asmara yang berada di Desa Lemah Mulya ini adalah kelompok Topeng Banjet yang lebih dikenal dengan grup Topeng Banjet Nyi Ijem. Nyi Ijem adalah sosok pelawak wanita yang namanya cukup populer di Karawang. Nyi Ijem memiliki lawakan yang khas sehingga membuat dia menjadi icon kesnian Topeng Banjet di Karawang. Pada awalnya Nyi Ijem ikut melawak bersama Daya Asmara yaitu leluhur grup Topeng Banjet Dewi Asmara pimpinan Ali Saban (kakak Nyi Ijem). Setelah mengalami berbagai masalah akirnya Nyi Ijem memberanikan diri untuk membuat sendiri grup Topeng Banjetnya, yaitu Dewi Asmara pdatahun 1980an. Pada saat itu Nyi Ijem mulai melakukan pertunjukan dimana-mana. Sehingga membuat grup Topeng Banjet mendapatkan popularitasnya di Karawang Pada tahun 2007 Nyi Ijem meninggal dan Dewi Asmara diwariskan kepada putranya yaitu Suherman (Aa Gober).
Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan alasan untuk menggambarkan fenomena di lokasi penelitian yang berpengaruh terhadap kesenian Tari Banjet Dewi Asmara. Adapun hasil dari penelitian ini, yakni merupakan gambaran umum kehidupan masyarakat Desa Lemah Mulya yang merupakan tempat lahirnya kesenian, deskripsi bentuk pertunjukan,struktur pertunjukan, dan silsilah keturunan Topeng Banjet Dewi Asmara sebagai sistem pewarisan dalam mempertahankan proses regenerasinya (daya hidupnya).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain