Skripsi
[Tanpa Judul] jbptisbi-p-7m3gPKPw3m
Bahasan tentang perempuan memang tak pernah ada habisnya, dan kata “cantikâ€
identik dengan perempuan. Hal menarik datang ketika kecantikan itu sendiri
memiliki standar tertentu di masyarakat. Mulai dari bentuk tubuh hingga warna
kulit yang sejatinya pemberian dari Tuhan. Perempuan yang dianggap tidak masuk
ke standar tersebut terkadang dinilai tidak cantik, atau terkadang tidak dihargai
sebagai perempuan. Berawal dari pengalaman sutradara yang juga dialami banyak
perempuan, maka lahirlah ide untuk mengangkat cerita dua perempuan bernama
Adhelia dan Nadin ke film dokumenter ini. Dengan metode penelitian kualitatif,
fenomena ini menyampaikan cerita tentang perempuan yang pernah berjuang untuk
lepas dari standar kecantikan dan lebih mencintai dirinya sendiri.
Kata Kunci: Perempuan, Standar Kecantikan, Film Dokumenter.
Tidak tersedia versi lain