Skripsi
Kalloumang sama
Film dokumenter merupakan karya audio visual yang menyajikan fakta berdasarkan riset dan data yang ditemukan dilapangan. Sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat secara umum. Isu Suku Bajo di Wakatobi memang sudah banyak dibaut baik dalam bentuk film fiksi maupun dokumenter. Tetapi, isu mengenai jantung penghidupan mereka terutama orang Bajo di Wakatobi yaitu SAPA belum pernah ada yang mengangkat menjadi sebuah film, menjadi originalitas dan ciri khas yang dibuat pada film Kalloumang Sama yang berarti adalah kehidupan suku Bajo. Bagi mereka SAPA adalah jantung penghidupan dan tujuan hidup mereka, yang kini mulai berubah akibat dari perkembangan zaman.
Proses pembuatan film dokumenter ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan pengamatan, wawancara, pengumpulan data kemudian diolah menggunakan teori grounded research. Menggunakan struktur dramatik tiga babak yang kemudian dilanjutkan dengan proses penciptaan Pra produksi, produksi, dan pasca produksi.
Kesimpulan dari film Kalloumang Sama yaitu menampilkan sebuah ironi kampung Bajo yang jauh dari perkotaan di Sulawesi Tenggara. Dan keberadaan mereka yang masih menggunakan metode berburu dan Meramu di sebuah lumbung ikan yang mereka sebut dengan SAPA atau Pulau Karang. Memberikan ironi dengan keadaan alam yang tidak seperti dulu lagi memberikan gambaran suku bajo pada masa kini yang seharusnya mulai berkembang, dan bagaimana kedepannya anak- anak suku Bajo bertahan.
Kata Kunci: Bajo WAKATOBI, SAPA, Ironi, Kehidupan
Tidak tersedia versi lain