Makna Pragmatik Tindakan Tutur Direktif pada Tari Gathutkaca Gandrung

Artikel oleh Maryono,

Kata kunci: tarian, gatuthkaca, gandrung, resepsi perkawianan adat jawa, tindak tutur direktif

Sumber pengambilan dokumen: RJ 2015 PAN III

Relasi:

Dibuat: 21 Februari 2019

Abstraksi

penelitian ini adalah untuk menungkapkan makna pragmatik tindak tutur direktif pada tari gathut kaca gandrung dalam resepsi perkawinan adat jawa.penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan prespektif teori pragmatik parker dan charless moriss tentang relasi tanda.adapun hasil penelitian ini mengambarkan dominasi tindak tutur direktif dalam pertunjukan tari gathutkaca gandrung pada resepsi perkawinan adat budaya jawa yang dimaknai sebagai bentuk perintah bersifat tidak langsung.penaggap -orsng tua-menghendaki agar sepasang pengantin berkenan menikamati nilai esteti, supaya jiwanya menjadi lebih halus,lebih santun, peka terhadap lingkunagn sehingga,sikap,perilaku dan tindakannya menjadi lebih baik.makna perintah berikutnya agar sepasang pengantin menyerap nilai-nilai pendidikan tentang usaha yang keras,semagat, dan perjuangan yang berat seperti yang digambarkan pada tari gathutkaca agar dicontoh sebagai bekal untuk membina membina keluarga yang harmonis dan bahagia


This research aims to reveal the meaning of directive action and speech of Gathutkaca Gandrung dance in the custom of javaness marriage ceremont. This research employs descriptive qualitative using progmatics theory perspective of parker and charles morris about signs relation. As for the result of the research indicates the domination of directive action and speech in Gathutkaca Gandrung dancing perfomance in the mariage ceremony of javaness cilture custom, are interpreted as from of indirect instructions. Penanggap -the parents- desires that the mariage couple pleases to enjoy the esthetics values, thus the atitude, behaviour, and their actions become appropiate. The other directive meaning is so the married cople can gras[ the educational values about hard working, enthusiam, and the heavy struggle that is reflected in Gathutkaca Gandrun Dance to be imitated as provision to establish a harmonious and happy familiy.

Hak Cipta

Copyright 2019 Perpustakaan ISBI Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Unduh / baca

Kontributor

#