STRUKTUR BANGUNAN MESJID KAMPUNG ADAT NAGA

Artikel oleh Achmad Rizali , ISBI Bandung

Kata kunci: pengkajian, struktur, mesjid, relasi

Sumber pengambilan dokumen: PASCA 2019 ACH s

Relasi:

Dibuat: 30 Januari 2020

Abstraksi

Mesjid sebagai bangunan, yang merupakan artefak kebudayaan pada masa
kebudayaan Islam berkernbang di Indonesia,
bukan sekedar tempat ibadah tetapi
juga digunakan untuk kegiatan adat, salah satunya di Kampung Adat Naga
Kabupaten Tasikmalaya. Keberadaan
penataan bangunan dan lingkungan tidak
lepas dari
pengaruh budaya setempat, yang mempunyai unsur bentuk struktur
bangunan dan susunan tempat yang merupakan konsep ajaran masyarakatnya.
Strulctur bangunan ini berasal dari kepercayaan Sunda, yang merupakan proses
tingkat spiritual untuk mencapai
manusia sempurna, sa jati, dimana sebagai
manusa (makhluk telah sempurna) tahu siapa dirinya dan mengamalkan kebajikan
dari sifat baik
Sang Maha Kersa Kawasa di dunia.
Relasi-relasi pada bentuk
bangunan dan pola kehidupan dikaji melalui data hasil
observasi terhadap bangunan mesjid dan masyarakatnya dengan wawancara
kepada tokoh masyarakat (Punduh), dan beberapa dalam adrninistrasi
pemerintahn Desa. Pengurnpuian data difokuskan pada bangunan mesjid sebagai
objek penelitiannya untuk menghasilkan beberapa data subjektif yang kemudian
direlasikan melalui metode kualitatif dengan meminjam teori Strukturalisme Levi-
Strauss (1 905 - 2009). Relasi-relasi data penelitian pada obj ek kebudayaan
masyarakat
dari Kampung Adat Naga Kabupaten Tasikrnalaya tersebut,
merupakan
ungkapan dari ajaran warisan leluhurnya yang masih dipertahankan
sebagai konsep ajaran
sa jati.
Konsep ajaran masyarakat Kampung Adat Naga merupakan satu kesatuan ajaran
dan
hukum adat yang harus ditaati clan dipatuhi sebagai warisan leluhurnya.
Ketaatan pada konsep ajaran leluhurnya menjadl kepatuhan bagi generasi
penerusnya untuk tetap
mempertahankan simbol tersembunyi dari bentuk yang
dapat dilihat
pada denah, posisi, dan fasade bangunan mesjid. Kesempurnaan
merupakan
wujud empat unsur kehidupan yang harus dijalani oleh manusia dalam
kehidupannya yang Qsembunyikan
dan diterangkan dalam laku pola kehidupan.


Mosque as a building, not just represented a journey of Islamic Culture, but
include as pieced of artefac about Indonesia archipelago in the past. Many
Mosque function not just be a temple, but also center of people culture. One
of example
is Kampung Adat Naga at Tasikmalaya, West Java. The existence
of building (Mosque) arrangements and the environment can not be
separated from the connection and influence of local culture,
wich has
structur villages and arrangement of places which is a concept of community
teaching. Structur comes from
Sundanese culture, which is a spiritual level
process to achieve perfection,
sa jati where as a human being (wasperfect
being) knows who he is and practices the virtues of the good character of the
Supreme
Kersa Kawasa on the real world.
Relationships to and shape of buildings and pattern of life were assessed
through observational data on the building of mosque and their communities
by interviewing community leaders
(punduh), and cultural village
administration. Data collection is focused on building mosque as the object
of research to produce some subjective data which are then correlated in
qualitative methods by lend Claude Levi-Strauss (1905
-2009) which is still
maintained as the concept of
sa jati.
The concept of teaching of the Indigenous Kampung Adat Naga is a unitary
-teaching and costumary law that must be obeyed as ist acentral heritage.
Obedience to the concept of the teaching of the ancestors is a compliance for
the next generation to keep the hidden s"ymbols of the form that can be seen
in the floor plan, position and
faqade of the mosque building. Perfection is a
manifestation of the four elements of life that must
be lived by humans in
their lives which are hidden and explained in the patterns of behavior of life.

Hak Cipta

Copyright 2020 ISBI Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

Web Administration Officer #