TRANSFORMASI UPACARA TARIK KETUPAT LEPAS DI BEKASI

Artikel oleh MELITA HERLINDA , ISBI Bandung

Kata kunci: pengkajian, transformasi, upacara tarik ketupat lepas, topeng betawi, wayang kulit betawi.

Sumber pengambilan dokumen: PASCA 2019 MEL t

Relasi:

Dibuat: 30 Januari 2020

Abstraksi


Tarik Ketupat Lepas adalah Upacara yang dilakukan oleh Masyarakat
Bekasi untuk membayar kaul atau nazar. Upacara Tarik Ketupat Lepas biasanya
selalu dilakukan dalam Pertunjukan Topeng Betawi. Dewasa ini di Bekasi Tarik
Ketupat Lepas dilakukan juga dalam Pertunjukan Wayang Kulit Betawi. Tujuan
penelitian ini untuk mengungkap transformasi Upacara Tarik Ketupat Lepas dari
yang dilakukan dalam Kesenian Topeng Betawi ke yang dilakukan dalam
Kesenian Wayang Kulit Betawi, juga membahas awal mula kemunculan Upacara
Tarik Ketupat Lepas, faktor penyebab terjadinya transformasi dalam Upacara
Tarik Ketupat Lepas, dan makna dari transformasi Upacara Tarik Ketupat Lepas.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Strukturalisme Levi-Strauss.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, di mana data
diperoleh dari hasil studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, dan
pendokumentasian kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif.
Untuk menganalisis transformasi Levi-Strauss terlebih dahulu penulis
menganalisis struktur luar (surface structure) dan struktur dalam (deep structure)
Upacara Tarik Ketupat Lepas dalam pertunjukan Topeng Betawi dan Wayang
Kulit Betawi, kemudian menganalisis transformasi Upacara Tarik Ketupat lepas
dan makna dari transformasi Upacara Tarik Ketupat Lepas di Bekasi.
Transformasi terjadi dari beberapa unsur surface structure Upacara Tarik Ketupat
Lepas yakni pantunan, instrumen musik, pemandu upacara, pemegang piring
ketupat lepas, tempat dan waktu, struktur pertunjukan, musik tetalu, dan lakon
cerita. Upacara Tarik Ketupat Lepas yang dilakukan dalam Pertunjukan Topeng
Betawi maupun Wayang Kulit Betawi memiliki tujuan yang sama, yakni sebagai
upacara membayar kaul yang di dalamnya tidak terlepas dari unsur sakral. Baik
Seni Topeng Betawi maupun Wayang Kulit Betawi keduanya memiliki nilai-nilai
sakral maka dari itu kedua kesenian tersebut dapat dijadikan media pembayar
kaul.



Kata Kunci: Transformasi, Upacara Tarik Ketupat Lepas, Topeng Betawi,
Wayang Kulit Betawi.

Hak Cipta

Copyright 2020 ISBI Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

Web Administration Officer #