PEMAKAIAN NILAI HURUF BAGI EVALUASI PENDIDIKAN SENI DAN PENGAJARAN DI PERGURUAN TINGGI SENI

Array oleh Priadi Dwi Hardjito, STSI Bandung

Kata kunci: evaluasi pendidikan seni

Sumber pengambilan dokumen: Jurnal Panggung VI, 2000

Relasi:

Dibuat: 28 Juli 2016

Abstraksi

Berubahnya sistem nilai dari angka ke huruf bagi perguruan tinggi Indonesia sejak 1970-an menimbulkan permasalahan menarik bagi pendidikan tinggi seni. Lulusan awal1980-an terkena getah perubahan ini. Kini banyak di antara mereka kalah sebelum bertanding dalam memperebutkan tiket tol menuju karir maksimal masa depan. Mereka gagal memenuhi persyaratan seleksi beasiswa S-2 universitas luar negeri yang ditawarkan ke instansi-instansi pemerintah - termasuk instansi kesenian dan kebudayaan hanya karena Indeks Prestasi mereka di bawah standar I.P. minimum. Pemenuhan I.P. tinggi terasa berat bagi lulusan 1980-an, karena saat itu sistem nilai huruf ilmu seni masih pelit akan nilai B, apalagi A.


n/a

Hak Cipta

Copyright 2016 Perpustakaan Institut Seni Budaya Indonesia - Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Unduh / baca

Kontributor

#